Workshop dan Kelas Menulis: Qureta Mengusung Tema “Terorisme dan Hak Asasi Manusia.”

0
154

Bandung, Aku.dutadamai.id – Jumat (28/07/17), bertempat di Hotel Arion Swiss bell-Hotel, Bandung. Melalui workshop dan pelatihan menulis yang diselenggarakan oleh Qureta, Institute Demokrasi dan Sosial (INDEKS), dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta, ingin generasi muda berperan aktif dalam memerangi terorisme dan radikalisme di dunia maya.

Selama kegiatan berlangsung peserta diberi bekal mengenai sejarah munculnya propaganda radakalisme, terorisme di dunia maya, dan kelas menulis.

Usman Hamid memaparkan “Hukum internasional yang ada dalam PBB secara resmi untuk menuangkan aspirasi manusia tentang apa yang ideal bagi kehidupan.”

Lanjutnya, “Menangkap Terorisme menjadi bagian dari melindungi Hak Asasi Manusia.”

Zen RS mengatakan “Modal utama menulis itu membaca, membaca bisa mempertajam pikiran dan memperkaya bahasa.”

Sementara CEO Qureta, Luthfi Asyaukani mengungkapkan “Solusi dalam menyikapi teroris di Indonesia yaitu kompleks, ada beberapaa dimensi, keamanan yang dilakukan oleh pemerintah, dimensi sosial seperti masyarakat dan tokoh agama. Peran tokoh agama sangat penting dalam meyakinkan masyarakat sehingga cara pandang mereka tidak keliru.”

“Oleh karenanya berinteraksi dengan beragam macam agama, mampu menjaga keanekaragaman di Indonesia,“ sambung Luthfi.