Hari Kartini, BNPT dan Fatayat NU Bentuk Da’iyah Anti Radikalisme

0
88


Bandung, aku.dutadamai.id – Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Fatayat NU mendeklarasikan “Da’iyah anti Radikalisme” di Hotel Papandayan Bandung, Jumat (21/04/2017). Da’iyah Fatayat NU ini akan menjadi mitra strategis BNPT dalam melawan paham radikalisme dan terorisme.

Kepala BNPT Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius memaparkan, peran perempuan sangat penting dalam memerangi radikalisme dan terorisme dari level paling dasar, yakni keluarga. Karenanya, para perempuan harus dibekali dengan pemahaman tentang bahaya dan ancaman radikalisme dan terorisme.

“Perempuan adalah pondasi bangsa. Apalagi faktanya perempuan menjadi sasaran utama kaum radikalisme dan terorisme. Kami berharap dengan adanya daiyah anti radikalisme upaya kita untuk membendung penyebaran radikalisme dan terorisme di Indonesia bisa lebih maksimal.”, ujar Kepala BNPT.

Sementara Ketua Fatayat NU Anggia Ermarini menegaskan, “Daiyah anti radikalisme siap berusaha keras untuk menjadi fasilitator di tengah-tengah masyarakat terutama dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman radikalisme dan terorisme.”

Anggia yakin, itu potensi yang bisa dimanfaatkan dari Fatayat Nu yang tersebar di setiap daerah. “Kami siap menjaga negara kita, siap memberikan yang terbaik untuk negar kita”, pungkasnya.

SHARE
Previous articlePerempuan dan perjuangan
Next articleBandung dan Solidaritas Asia Afrika
Membaca - Berbagi - Mendengarkan - Menulis Setiap Agama itu mempresentasikan ke Satu Realitas Tunggal. Yakinlah! #damaiituindonesia Instagram: @rizqiahlaf Twitter: @ahlaFR Facebook: Rizqi Ahla Firdausi Email: rizqiahlaf@gmail.com Website: jejakpencinta.blogspot.id