Terorisme? Ini Kata Duta Damai Bandung

0
164

Ghifari, Duta Damai Bandung 2017. (dok. aku.dutadamai.id)

BANDUNG, aku.dutadamai.id – Melalui ‘Pelatihan Duta Damai di Dunia Maya Tahun 2017’, BNPT ingin Duta Damai berperan aktif dalam memerangi ‘terorisme dan radikalisme’ di dunia maya. Selama kegiatan berlangsung peserta duta damai diberi bekal mengenai sejarah munculnya radakalisme,  terorisme, propaganda, media massa, dan media sosial hari ini yang kian tak terbendung. Apa kata pemuda Bandung tentang isu terorisme ini?

“Terorisme harus segera diberantas karena teroris adalah musuh kita semua. Mereka tidak sepaham dengan keberadaan & sistem negara kita. Kita semua harus bahu-membahu saling mendukung untuk memberantas dan memerangi teroris di negara kita.

Apabila mereka hari ini aktif di dunia maya, maka kitapun sebagai duta damai di dunia maya harus aktif dan giat membuat berita dan artikel-artikel yang berisi content-content positif untuk mengimbangi bahkan mengalahi postingan-postingan mereka yang kian marak dengan radikalisme dan terorisme di dunia maya” Ungkap Ghifari, salah satu peserta Duta Damai di Ballroom Four Points Hotel, Jalan Ir. Juanda no. 46 Bandung, Rabu (12/04/2017).

Hal senada, diuangkapkan pula oleh Agustianingsih, salah satu peserta perempuan dari duta damai, ia mengungkapkan “Terorisme itu serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.

Kini, terorisme dan radikalisme kian marak di dunia maya, tugas kita sebagai duta damai harus mampu menulis content-content positif di dunia maya. Memastikan bahwa kita tidak tidak mneyebar berita hoax atau ajakan permusuhan”.

Duta Damai yang dikomandoi oleh Pusat Media Damai (PMD) BNPT ini total berjumlah 60 yang merupakan peserta terpilih. Mereka terdiri dari blogger, desain komunikasi visual (DKV) dan IT yang akan dilatih lebih lanjut untuk membuat website, meme, video di dunia maya yang kontennya berisi pesan damai dan positif untuk menandingi propaganda radikal di dunia maya.

Penulis: Dhila

Editor: Damae